twitter
    "... karena hidup penuh hikmah ..."

Statistik itu tidak menyeramkan

         Memang indah tatkala beberapa bait puisi dan syair dimainkan oleh seorang sastrawan handal,. Membaca dan mendengarnya seakan kebanyakan orang terbawa dirinya hanyut ke dalamnya,.

         Begitu pula dengan para seniman di bidang seni rupa,. Torehan cat pada kanvas yang mencipta lukisan, goresan pensil yang menghidupkan karikatur, dan kemahiran bermain software art design, semua hasilnya tentu elok dipandang mata,.

        Tapi, coba bandingkan jika yang kita lihat hanya kumpulan angka, rumus-rumus, penurunan formula, hingga teorema dan berbagai pembuktian,. Masihkah itu terlihat indah dan  menyenangkan,. Mungkin malah sebaliknya,. Entah mengapa, sampai saat ini diriQ sendiri masih bingung,. Matematika ataupun Statistik seringkali menjadi momok yang menyeramkan bagi kebanyakan orang,. Saat kata-kata "Matematika atau Statistik" disebut tak jarang orang-orang yang mendengarnya serasa terserang penyakit alergi bahkan sampai ketakutan,. Padahal Matematika ataupun statistik adalah hal yang menyenangkan,. Hampir semua aktifitas yang kita lalui setiap harinya pasti berhubungan dengan angka maupun hitungan,.

Cairan Ajaib: Air Susu Ibu

Oleh : HARUN YAHYA

Air susu ibu (ASI) adalah sebuah cairan tanpa tanding ciptaan Allah untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dan melindunginya dalam melawan kemungkinan serangan penyakit. Keseimbangan zat-zat gizi dalam air susu ibu berada pada tingkat terbaik dan air susunya memiliki bentuk paling baik bagi tubuh bayi yang masih muda. Pada saat yang sama, ASI juga sangat kaya akan sari-sari makanan yang mempercepat pertumbuhan sel-sel otak dan perkembangan sistem saraf.1 Makanan-makanan tiruan untuk bayi yang diramu menggunakan tekhnologi masa kini tidak mampu menandingi keunggulan makanan ajaib ini.

Daftar manfaat ASI bagi bayi selalu bertambah setiap hari. Penelitian menunjukkan, bayi yang diberi ASI secara khusus terlindung dari serangan penyakit sistem pernapasan dan pencernaan. Hal itu disebabkan zat-zat kekebalan tubuh di dalam ASI memberikan perlindungan langsung melawan serangan penyakit. Sifat lain dari ASI yang juga memberikan perlindungan terhadap penyakit adalah penyediaan lingkungan yang ramah bagi bakteri ”menguntungkan” yang disebut ”flora normal”. Keberadaan bakteri ini menghambat perkembangan bakteri, virus dan parasit berbahaya. Tambahan lagi, telah dibuktikan pula bahwa terdapat unsur-unsur di dalam ASI yang dapat membentuk sistem kekebalan melawan penyakit-penyakit menular dan membantunya agar bekerja dengan benar. 2

Karena telah diramu secara istimewa, ASI merupakan makanan yang paling mudah dicerna bayi. Meskipun sangat kaya akan zat gizi, ASI sangat mudah dicerna sistem pencernaan bayi yang masih rentan. Karena itulah bayi mengeluarkan lebih sedikit energi dalam mencerna ASI, sehingga ia dapat menggunakan energi selebihnya untuk kegiatan tubuh lainnya, pertumbuhan dan perkembahan organ.

Air susu ibu yang memiliki bayi prematur mengandung lebih banyak zat lemak, protein, natrium, klorida, dan besi untuk memenuhi kebutuhan bayi. Bahkan telah dibuktikan bahwa fungsi mata bayi berkembang lebih baik pada bayi-bayi prematur yang diberi ASI dan mereka memperlihatkan kecakapan yang lebih baik dalam tes kecerdasan. Selain itu, mereka juga mempunyai banyak sekali kelebihan lainnya.

Salah satu hal yang menyebabkan ASI sangat dibutuhkan bagi perkembangan bayi yang baru lahir adalah kandungan minyak omega-3 asam linoleat alfa. Selain sebagai zat penting bagi otak dan retina manusia, minyak tersebut juga sangat penting bagi bayi yang baru lahir. Omega-3 secara khusus sangat penting selama masa kehamilan dan pada tahap-tahap awal usia bayi yang dengannya otak dan sarafnya berkembang secara nomal. Para ilmuwan secara khusus menekankan pentingnya ASI sebagai penyedia alami dan sempurna dari omega-3. 3

Selanjutnya, penelitian yang dilakukan para ilmuwan Universitas Bristol mengungkap bahwa di antara manfaat ASI jangka panjang adalah dampak baiknya terhadap tekanan darah, yang dengannya tingkat bahaya serangan jantung dapat dikurangi. Kelompok peneliti tersebut menyimpulkan bahwa perlindungan yang diberikan ASI disebabkan oleh kandungan zat gizinya. Menurut hasil penelitian itu, yang diterbitkan dalam jurnal kedokteran Circulation, bayi yang diberi ASI berkemungkinan lebih kecil mengidap penyakit jantung. Telah diungkap bahwa keberadaan asam-asam lemak tak jenuh berantai panjang (yang mencegah pengerasan pembuluh arteri), serta fakta bahwa bayi yang diberi ASI menelan sedikit natrium (yang berkaitan erat dengan tekanan darah) yang dengannya tidak mengalami penambahan berat badan berlebihan, merupakan beberapa di antara manfaat ASI bagi jantung.4

Selain itu, kelompok penelitian yang dipimpin Dr. Lisa Martin, dari Pusat Kedokteran Rumah Sakit Anak Cincinnati di Amerika Serikat, menemukan kandungan tinggi hormon protein yang dikenal sebagai adiponectin di dalam ASI. 5 Kadar Adiponectin yang tinggi di dalam darah berhubungan dengan rendahnya resiko serangan jantung. Kadar adiponectin yang rendah dijumpai pada orang yang kegemukan dan yang memiliki resiko besar terkena serangan jantung. Oleh karena itu telah diketahui bahwa resiko terjadinya kelebihan berat badan pada bayi yang diberi ASI berkurang dengan adanya hormon ini. Lebih dari itu, mereka juga menemukan keberadaan hormon lain yang disebut leptin di dalam ASI yang memiliki peran utama dalam metabolisme lemak. Leptin dipercayai sebagai molekul penyampai pesan kepada otak bahwa terdapat lemak pada tubuh. Jadi, menurut pernyataan Dr. Martin, hormon-hormon yang didapatkan semasa bayi melalui ASI mengurangi resiko penyakit-penyakit seperti kelebihan berat badan, diabetes jenis 2 dan kekebalan terhadap insulin, dan penyakit pada pembuluh nadi utama jantung. 6

"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. (QS. Luqman, 31:14)


Fakta tentang "Makanan Paling Segar" [ASI]

Full hygiene may not be established in water or foodstuffs other than mother’s milk.

Fakta tentang ASI tidak berhenti hanya sampai di sini. Peran penting yang dimainkannya terhadap kesehatan bayi berubah seiring dengan tahapan-tahapan yang dilalui bayi dan jenis zat-zat makanan yang dibutuhkan pada tahapan tertentu. Kandungan ASI berubah guna memenuhi kebutuhan yang sangat khusus ini. ASI, yang selalu siap setiap saat dan selalu berada pada suhu yang paling sesuai, memainkan peran utama dalam perkembangan otak karena gula dan lemak yang dikandungnya. Di samping itu, unsur-unsur seperti kalsium yang dimilikinya berperan besar dalam perkembangan tulang-tulang bayi.

Meskipun disebut sebagai susu, cairan ajaib ini sebenarnya sebagian besarnya tersusun atas air. Ini adalah ciri terpenting, sebab selain makanan, bayi juga membutuhkan cairan dalam bentuk air. Keadaan yang benar-benar bersih dan sehat mungkin tidak bisa dimunculkan pada air atau bahan makanan, selain pada ASI. Namun ASI – sedikitnya 90% adalah air – , memenuhi kebutuhan bayi akan air dalam cara yang paling bersih dan sehat.

ASI dan Kecerdasan

Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa perkembangan kemampuan otak pada bayi yang diberi ASI lebih baik daripada bayi lain. Penelitian pembandingan terhadap bayi yang diberi ASI dengan bayi yang diberi susu buatan pabrik oleh James W. Anderson – seorang ahli dari Universitas Kentucky – membuktikan bahwa IQ [tingkat kecerdasan] bayi yang diberi ASI lebih tinggi 5 angka daripada bayi lainnya. Berdasarkan hasil penelitian ini ditetapkan bahwa ASI yang diberikan hingga 6 bulan bermanfaat bagi kecerdasan bayi, dan anak yang disusui kurang dari 8 minggu tidak memberikan manfaat pada IQ. 7

Apakah ASI Dapat Memerangi Kanker?

Berdasarkan hasil seluruh penelitian yang telah dilakukan, terbukti bahwa ASI, yang dibahas dalam ratusan tulisan yang telah terbit, melindungi bayi terhadap kanker. Hal ini telah diketahui, walaupun secara fakta mekanismenya belum sepenuhnya dipahami. Ketika sebuah protein ASI membunuh sel-sel tumor yang telah ditumbuhkan di dalam laboratorium tanpa merusak sel yang sehat mana pun, para peneliti menyatakan bahwa sebuah potensi besar telah muncul. Catharina Svanborg, Profesor imunologi klinis di Universitas Lund, Swedia, memimpin kelompok penelitian yang menemukan rahasia mengagumkan ASI ini.8 Kelompok yang berpusat di Universitas Lund ini menjelaskan kemampuan ASI dalam memberikan perlindungan melawan beragam jenis kanker sebagai penemuan yang ajaib.

Awalnya, para peneliti memberi perlakuan pada sel-sel selaput lendir usus yang diambil dari bayi yang baru lahir dengan ASI. Mereka mengamati bahwa gangguan yang disebabkan oleh bakteri Pneumococcus dan dikenal sebagai pneumonia berhasil dengan mudah dihentikan oleh ASI. Terlebih lagi, bayi yang diberi ASI mengalami jauh lebih sedikit gangguan pendengaran dibandingkan bayi yang diberi susu formula, dan menderita jauh lebih sedikit infeksi saluran pernapasan. Pasca serangkaian penelitian, diperlihatkan bahwa ASI juga memberikan perlindungan melawan kanker. Setelah menunjukkan bahwa penyakit kanker getah bening yang teramati pada masa kanak-kanak ternyata sembilan kali lebih sering menjangkiti anak-anak yang diberi susu formula, mereka menyadari bahwa hasil yang sama berlaku pula untuk jenis-jenis kanker lainnya. Menurut hasil penelitian tersebut, ASI secara tepat menemukan keberadaan sel-sel kanker dan kemudian membunuhnya. Adalah zat yang disebut alpha-lac (alphalactalbumin), yang terdapat dalam jumlah besar di dalam ASI, yang mengenali keberadaan se-sel kanker dan membunuhnya. Alpha-lac dihasilkan oleh sebuah protein yang membantu pembuatan gula laktosa di dalam susu.9

Berkah Tanpa Tara Ini Adalah Karunia Allah

Ciri menakjubkan lain dari ASI adalah fakta bahwa ASI sangat bermanfaat bagi bayi apabila disusui selama dua tahun. 10 Pengetahuan penting ini, hanya baru ditemukan oleh ilmu pengetahuan, telah diwahyukan Allah empat belas abad silam di dalam ayat-Nya: ”Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan..." (QS, Al Baqarah, 2:233)

Sang ibu bukanlah yang memutuskan untuk membuat ASI, sumber zat makanan terbaik bagi bayi yang lemah yang memerlukan makanan di dalam tubuhnya. Sang ibu bukan pula yang menentukan beragam kadar gizi yang dikandung ASI. Allah Yang Mahakuasa-lah, Yang mengetahui kebutuhan setiap makhluk hidup dan memperlihatkan kasih sayang kepadanya, Yang menciptakan ASI untuk bayi di dalam tubuh sang ibu.

Sumber : http://www.harunyahya.com/indo/index.php


Antara Suka, Sayang, dan Cinta

          Perasaan memang terkadang sulit dimengerti,. Perasaan juga sering membuat bingung karena sangat sulit untuk mengetahui apa yang kita rasakan sebenarnya,. Malah salah memahami apa yang kita rasakan sedikit banyak akan menimbulkan kesalahpahaman,.

         Hidup bersosialisasi dengan orang lain tidak akan terlepas dengan yang namanya perasaan,. Jika seseorang memiliki pendapat, sifat, ataupun senada dengan hal-hal yang kita sukai maka timbullah perasaan-perasaan positif,. Sebaliknya, jika hampir semua yang dimiliki oleh seseorang sangat bertolak belakang dengan diri kita maka muncul perasaan-perasaan negatif,. Perasaan positif bisa berupa suka, kagum, sayang, bahkan cinta,. Adapun yang negatif seperti jengkel, benci, dan lain-lain,.

          Antara suka, sayang, dan cinta, kebanyakan menurut persepsi orang merupakan hal yang serupa,. Tapi sebenarnya itu adalah tingkatan perasaan,. Rasa suka bisa diartikan merasa kagum kepada seseorang atas sesuatu hal yang dimilikinya, entah itu kepandaian, menarik, akhlaknya baik, rajin, atau karena hal lainnya,. Rasa suka ini sifatnya tidak tahan lama dan mudah berubah bahkan bisa jadi perasaan suka ini hanya muncul sekilas dipikiran kita,. Maka bukan hal yang spesial jika seseorang memiliki perasaan suka atau kagum kepada orang lain,. Saat seseorang bersikap sangat baik pada orang lain, belum tentu itu adalah rasa sayang atau cinta, bisa jadi hanya rasa suka atau kagum saja,.

           Rasa suka mudah hilang tetapi justru bisa berubah menjadi rasa sayang,. Saat rasa suka sudah mendorong untuk memiliki atau setidaknya sekedar bisa berada disampingnya bagaimanapun caranya, rasa inilah yang terkadang dianggap sebagai rasa sayang,. Sayang kepada seseorang yaitu saat kita menyukai dan mampu berempati terhadap apa yang terjadi pada orang tersebut,. Tingkatan untuk rasa sayang ini biasanya sudah menyentuh pada titik-titik kalbu,.

         Saat rasa sayang telah semakin mendalam maka timbullah yang namanya cinta,. Ibaratnya, jika rasa sayang adalah sebuah pesisir pantai, maka rasa cinta adalah bagai lautan di samudera, begitu luas, begitu  dalam,. Rasa cinta takkan hilang begitu saja karena sudah berakar kuat didalam hati,. Jika rasa itu mudah hilang, maka itu bukan cinta sebenarnya,. Cinta adalah anugerah terindah,. Setiap orang punya hak untuk mencintai dan dicintai,.

          Namun pemahaman kebanyakan orang terlalu sempit untuk memaknai cinta,. Cinta pada umumnya hanya mereka tujukan pada lawan jenis,. Padahal perasaan kepada saudara ataupun orang tua juga bisa diartikan sebagai rasa sayang dan cinta,. Bahkan kesempurnaan cinta yaitu cinta yang paling indah dan terindah kepada Sang Penggenggam Hati dan Sang Pemilik Cinta,. Bukan hanya sekedar sayang atau suka pada-Nya, tapi hadirkanlah rasa pada tingkatan tertinggi yaitu rasa cinta pada-Nya,.


"Mencintai apapun yang ada dimuka bumi ini, entah itu makhluk atau bukan, maka harus didasari rasa cinta kepada-Nya dan tidak boleh melebihi rasa cinta kepada-Nya,."
_raisalmakassary_



 

Manajemen

          Manajemen, sebuah materi yang sangat menarik ternyata untuk dikaji,. Setiap orang pasti butuh prinsip manajemen,. Entah itu untuk dirinya sendiri ataupun untuk orang lain,. Dalam sehari, Anda hanya memiliki waktu 24 jam untuk mengerjakan segala sesuatu aktifitas yang Anda miliki, bagaimana Anda mengalokasikan waktu tersebut agar  semua aktifitas Anda bisa terselesaikan,. Dalam sebulan Anda juga tentunya punya penghasilan untuk memenuhi segala kebutuhan hidup Anda, bagaimana Anda mengalokasikan penghasilan tersebut untuk memenuhi segala kebutuhan Anda,. Di sisi lain, dalam perusahaan, Anda punya banyak karyawan untuk mengerjakan berbagai macam pekerjaan di perusahaan Anda, bagaimana Anda mengalokasikannya untuk memperoleh laba maksimum,. 

         Ya, semua pertanyaan diatas dapat dijawab dengan prinsip manajemen,. Manajemen merupakan sebuah "tools" yang kita gunakan untuk mengoptimalkan apa yang ingin kita capai,. Karena pentingnya prinsip manajemen, maka manajemen dijadikan sebagai salah satu dari cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang bagaimana me-manage, mengatur, mengorganisir, dan mengontrol sesuatu,.

          Secara umum, manajemen dilakukan terhadap dua hal yaitu manajemen sumber daya manusia dan manajemen sumber daya lainnya,. Namun secara lebih rinci, ada enam unsur yang terdapat dalam manajemen yang dikenal dengan 6M yaitu Man, Money, Machine, Method, Market, Material),. Keenam unsur tersebutlah yang diatur dan di-manage secara efektif dan efisien untuk mengoptimalkan tujuan yang ingin kita capai,.

         "Sumber Daya Manusia adalah siapa saja yang siap, mau, dan mampu untuk memberi sumbangan terhadap tujuan yang ingin dicapai bersama,."

      Prinsip manajemen sangat penting dimiliki oleh seseorang, terutama bagi Anda yang mempunyai impian menjadi seorang pemimpin,. Mengapa,. Karena tugas dan tanggung jawab seorang pemimpin hampir seluruhnya didasari oleh prinsip manajemen,. Makanya pimpinan sering juga disebut sebagai seorang Manajerial,. Saat menjadi seorang pemimpin, Anda tentunya membawahi berbagai sumber daya manusia (karyawan, anggota organisasi, dll) serta sumber daya lainnya (modal, dll). Sebagai seorang pemimpin tentunya Anda akan dituntut agar bagaimana caranya mampu mengoptimalkan tujuan yang ingin dicapai dengan memaksimalkan manajemen sumber daya yang Anda miliki secara efektif dan efisien,. Anda akan berhadapan dengan berbagai karakter karyawan Anda serta keterbatasan modal yang semuanya itu harus Anda organisir dengan baik,.

         Tidak ada trik khusus untuk melakukan manajemen, Manajemen sifatnya tidak kaku tetapi fleksibel,. Manajemen disebut juga sebuah seni, menemukan kombinasi dan cara terbaik untuk mencapai tujuan organisasi,. Manfaatkan insting, intuisi, bakat, dan segala yang Anda miliki untuk memaksimalkan proses manajemen Anda,. Untuk mengerti tentang cara manajemen yang baik, tentu saja Anda dapat mengasahnya dalam kehidupan sehari-hari Anda,. Bagaimana Anda melakukan manajemen atas keuangan Anda, atas waktu yang Anda miliki, aktifitas, dan hal-hal lainnya,.

       Untuk bisa memimpin orang lain, terlebih dahulu belajarlah untuk menjadi pemimpin bagi diri sendiri,. Kalau memimpin diri sendiri saja tidak bisa, jangan bermimpi bisa memimpin orang lain dengan baik,.


        

          "Hidup di dunia ini sangat singkat, jangan sampai waktu Anda banyak terbuang untuk hal yang sia-sia,. Maka lakukanlah manajemen terbaik untuk kehidupan Anda dan untuk masa depan Anda,."
_raisalmakassary_


Gue Anak KOS


Sejarahnya Nih!!!
       Perhatiin deh baik-baik,. Disini kamu bakal tau sebab muasal knapa saya dan kemungkinan sebagian besar juga teman-teman yang lain bisa jadi anak kos-kosan., Tapi tau ngk, mana yang di maksud anak kos. Ya walaupun kamu sendiri belum pernah ngerasain., Anggap ja kamu dah tau deh,.
        Sama seperti kamu semua, saya juga pernah sekolah ditaman kanak-kanak,. Pernah duduk dibangku SD, SMP, dan SMA pernah juga,. Nah setidaknya setelah tamat SMA, kita semua udah mesti, kudu, wajib, dan harus tau kemana kita mau ngelanjutin study kita,. Ini berbicara mengenai masa depan yang akan kita semua jalani,. Sedikit saja salah langkah maka kemungkinan bisa berakibat fatal bagi diri sendiri,. Saya sih awalnya nyari2 info dulu tentang perguruan tinggi mana saja yang cocok dan sesuai buat saya,. Berbicara masalah info, kamu bisa dapetin dari brosur, internet, dari kakak kelasmu yang udah kuliah, atau dari sumber lainnya,.
        Waktu itu saya ngumpulin info sebanyak-banyaknya,. Mulai itu dari pergururan tinggi, umum, perguruan tinggi kedinasan, sampe beasiswa keluar negeri pun saya juga daftarin,. Ya syukur-syukurlah kalo diterima, kan apa salahnya mencoba,. Lagipula rezeki orang siapa yang tau,. Lanjut cerita,. Kemudian saya jalani semua tes dari tiap perguruan tinggi yang saya daftari,. Ya itung-itung bikin tabungan sebanyak-banyaknya,. Enaknya juga, ngk ada tes yang bersamaan waktunya,. Alhasil, saya tinggal nunggu pengumuman hasil tesnya keluar,. Satu persatu pengumuman tesnya keluar,. Di beberapa pengumuman Alhamdulillah ternyata saya lulus,. Tapi ada juga beberapa pengumuman yang nama saya tidak tercantum sama sekali,. Saya cari berkali-kali, bolak-balik dari atas ke bawah, siapa tau aja ke selip, tapi ngk ada juga,. Ternyata emang sayanya yang gak lulus,.
         Nah, pengumuman sudah saya liat dan saya lulus di lebih dari satu universitas,. Tiba saat-saat yang paling berat yakni memilih mana diantara beberapa tempat yang saya lulusi tersebut yang akan saya jalani,. Tapi ada enaknya juga, ibaratnya kalau tadi kita menebar benih dimana-mana, nah sekarang kita tinggal milih mana yang benar-benar cocok dipanen untuk kita,. Yang kasihan tuh, mau milih tapi ngak ada yang mau dipilih karena ngk ada satupun tempat yang dilulusin atau bisa jadi cuma lulus di satu tempat, ya terpaksa harus pasrah dong, syukur-syukur kalo fakultas itu adalah benar-benar pilihan kita dan sejalan dengan bakat kita, gimana jadinya kalau itu semua pilihan orang tua yang benar-benar ngak nyambung dengan bakat kita,. Bisa menderita sepanjang hayat,.
       Nah saya sendiri punya cara gimana nentuin pilihan supaya ngak salah langkah,. Saya awali dengan mencari saran kesana kemari,. Saya tanya pendapat beberapa orang yang menurut saya tau seluk-beluk dunia pendidikan,. Pastinya saya juga tanya pendapat dan minta saran sama orang tua juga dong, karena katanya ridhonya orang tua sama dengan ridho-Nya Allah,. Saking beratnya memilih, sholat tahajjud dan sholat istikharah pun saya jabanin ampir tiap malam,.
         Singkat ceritanya, setelah mempertimbangkan beberapa hal dan saran dari orang tua dan juga orang lain maka akhirnya saya memutuskan dan menetapkan untuk menjatuhkan pilihan di salah satu perguruan tinggi kedinasan yang ada di daerah ibukota,. Tapi yang jadi masalah sekarang, di jakarta saya tidak punya kelurga dekat, sampe kelurga jauh pun gak ada,. Trus saya mau tinggal dimana dong,. Akhirnya saya mutusin buat nyari kos-kosan. Ada alternatif lain yang sebenarnya bisa juga dilakuin yakni patungan ma teman buat ngontrak rumah, ini jadi alternatif lain supaya bisa lebih hemat,.
       Itulah sedikit pengantar buat kamu-kamu semua,. Nantikan kisah selanjutnya pada posting mendatang,. He,.

Berangkaatt....!!!!
         Tibalah saat-saat yang paling mendebarkan yakni menanti hari keberangkatan,. Banyak pertanyaan yang muncul di benak,. Serasa ingin memastikan segala info, berita, wacana, dan sejenisnya tentang kota Jakarta,. Benar ngk ya??? Katanya di Jakarta macetnya minta ampun,. Katanya luar biasa panasnya,. Banjir dimana-mana,. Oiya katanya ada busway juga ya? Ahhh,. senyum-senyum sendiri mirip orang gila,. Rasanya saya sudah tidak sabar untuk menginjakkan kaki di sana,. Ya, maklumlah baru pertama kali ke Jakarta,. Tapi ada juga bisikan negatif yang kadang membuat saya jadi geram,. Katanya ibukota lebih kejam daripada ibu tiri,. Katanya di Jakarta sangat banyak pengemis, gelandangan, orang yang kelaparan, dan kawan-kawannya,. Apakah Indonesia negara miskin? Tidak,. Faktanya sangat banyak gedung-gedung menjulang tinggi,. Tidak jarang kita temui mobil-mobil mewah berkeliaran dimana-mana,. Yah,. mungkin benar kata orang bahwa negara ini adalah negara garong,. Sudahlah, mungkin akan terbukti dengan sendirinya ketika saya sudah berada disana,.
        Nih bukan pengalaman pertama naik pesawat, tapi masih tetep ja grogi,. Mungkin karena ini pengalaman kedua ya, jadinya masih ada efek canggung,. He,. Semoga pas hidup di Jakarta semua akan baik-baik saja,. Tidak terpengaruh pada hal-hal buruk disana,. ingat pesan Ibu ma Bapak,. Mari beraaanggkaaatt,. Bismillah,.

Hari ini makan ngk.....?
        Dengar-dengar sih katanya anak kos-kosan itu makannya paling teratur dan paling berpola,. Paling selektif pula dengan apa yang mau mereka mau makan,. Percaya ngk,. Apa bener,. Setuju ngak,. Eits jangan salah paham dulu, .... Emang teratur kok tapi teraturnya ini sangat beda n mungkin tidak pernah terbesit dipikiran kita pola teratur yang diadopsi kebanyakan anak kos,. Nah teraturnya bukan rutin makan tiga kali sehari n terjadwal secara detail waktu makan pagi, siang n malamnya, tapi teraturnya itu “sehari makan sehari ngk”, mirip puasa daud aja,. He,. Ya kadang-kadang makan n kadang tidak. Pola konsumsinya pun bisa kelihatan,. Dari hasil survei ternyata konsumsi terbanyak terjadi setelah diterimanya uang kiriman dari orang tua,. Belum lagi kalo mau makan juga katanya paling selektif,. Tapi selektifnya ini juga bukan milih-milih atau memandang sehat atw tdak, bersih atw tidak, bergizi atw tidak, tapi selektif yang versi anak kos adalah selektif ma harganya,.  He,. Anak kos tuh paling senang kalo makannya bisa banyak tapi murah,. He,.
         Ya tapi ngak semua anak kos kayak gitu kok,. Saya cuma mandang secara umum,. Ada juga kok segelintir anak kos yang hidupnya mewah,. Makannya pake catering,. Kamar ber-AC, dan fasilitas lainnya,. Kalo saya sih diantara beberapa yang dah dipaparin di bagian awal, ada juga yang dah saya rasain langsung,.
         Makan,. Kalau berfikir tentunya butuh energi,. Energi itu asalnya dari makanan. Energi itu terkuras tidak hanya disaat kita bekerja tapi sewaktu berfikir pun kita butuh energi,. Kata temen saya sih, sekali berfikir itu membutuhkan energi yang sama dengan sekali mencangkul tanah di sawah,. Nah saya sendiri kadang dapat tugas banyak banget dari kampus,. Dan tugasnya juga ngk tanggung-tanggung ampe harus begadang semalaman,. Belum lagi kalau masa ujian telah datang,. Ya mau diapa lagi, itu semua tuntutan kewajiban yang saya dan lo smua harus penuhi,. Tapi saya sadar kalo fisik ini juga harus dijaga,. Asupan energi atau makanan harus berbanding lurus dengan banyaknya energi yang dikeluarkan,. Belum lagi bokap nyokap ngasih ultimatum, “Awas lo kalo ampe jadi kurus pas balik kesisni”,. Itu kata-kata yang paling sering saya dapet kalo lagi nelpon atw sms ke rumah,.
           Kalo keteraturan makan sih tergantung, kalo lagi punya duit borosnya minta ampun, makan bisa ampe 5 kali sehari, menunya ngk nanggung-nanggung lagi, pake ayam, daging,. Tapi tiba saatnya keuangan menipis, masyaAllah ngiritnya minta ampun, juga ngk nanggung-nanggung ampe bisa-bisa sehari ngak makan,. He,. Lambat laun smua itu saya sadari,. Saya pelajari,. Irit itu dampak dari borosnya saya dan boros itu sendiri sebagai balas dendam dari iritnya saya,. So saya pikir, management duit itu penting saya pelajari,. Dan tanpa saya sadari semua proses pembelajaran itu sedang saya jalani,. Ibaratnya saya sedang kuliah tambahan jurusan management keuangan, ya meski tanpa gelar apa-apa, ngak apa2lah yang penting gratis,he,.

Nyuci-Nyuci!!!
        Ughh... dah bau nih ternyata, gimana ngk, baju yang seharusnya maksimal dipakai 2 hari aja, bisa betah dipakai sampai seminggu, syukur-syukur kalo disemprot sama parfum, tapi yang ada cuma bau keringat doang,. Beuhh masyaAllah, maaf bagi yang merasa terganggu dengan baunya,. Banyak aktifitas, jadinya keringat makin banyak pula,. Mantaaaphh,.
       Ya gitu deh, baju saya sih banyak, tapi gimana ya, mau ganti tapi kadang malas nyucinya, kadang juga karena kecapean seharian kuliah,. Mw gimana lagi,. Laundry?? Laundry dari hongkong,. Makan aja susah apalagi mau laundry,.
        Biasanya terhambat dengan kesibukan juga sih,. Saya bisa dibilang termasuk mahasiswa yang sibuk tapi bukan sok sibuk loh,. He,. Kadang saya ke kampus jam 7 pagi dan pulangnya sekitar abis magriblah, mana ada waktu buat nyuci lagi, pas pulang udah capekbanget, makan malam aja kadang lupa,. Nyentuh bantal langsung tak sadarkan diri di atas pulau kapuk,.
        Hal ini terpaksa membuat saya berpikir keras,. Ngk enak juga keseringan pakai pakaian yang bau ke kampus, syukur- syukur kalo baunya ngk kecium sama teman-teman,. Trus belum lagi kalo ada rapat atau pertemuan penting, ngak mungkinkan saya pake kemeja yang kusut dan apek, kalau langsung disetrika tanpa dicuci, parah juga, baunya bisa mengendap,.
       Ya disinilah peran rasa malu, kalau kamu orangnya ngak punya malu, ya cuek aja,. He,. Biarpun kamu ngak gonta-ganti baju ya ngak masalah, walau bau badanmu tercium kemana-mana,. Itu kalo kamu orangnya ngak punya malu,. Tapi sowry, g w sendiri masih punya malu,. He,. Minimal saya ngk mau menganiaya orang-orang yang ada disekitar saya dengan mencium bau tak sedap yang bersumber dari saya,. Bau badan sih ngk, cuma bau baju yang apek, yahh lumayan nyumbat idunglah kalo kecium, he,.
       Akhirnya saya punya ide,. Karena pakaian saya terlanjur dah numpuk, terpaksa saya minta tolong sama teman buat nitip pakaian saya di laundry langganannya,.  Yahh,skali-skali minta tolong juga ngk apa2,. Iya kan bro,. Itulah gunanya teman,. He,. Ehh.. ternyata dua hari juga kelar,. Enak juga ya ngelaundry pakaian,. Saya sih maunya sering-sering nitip pakaian saya, tapi ngk enak juga, dikasih hati kok minta jantung,. He,.
       Nah, ceritanya lemari dah full lagi nih dengan pakaian-pakaian yang sudah dicuci, bersih, wangi, dah disetrika lagi,. Pengen rasanya saya gonta-ganti pakaian lagi,. Enaknya kalo hidup kayak gini, pakaian kotor sebanyak apapun, tinggal laundry, beres dehh,. He,.

Wudhu Mencegah Terjadinya Berbagai Penyakit Kulit

REPOST

Rasulullah bersabda, "Barangsiapa berwudhu dengan membaguskan wudhu'nya, maka keluarlah dosa-dosanya dari kulitnya sampai dari kuku jari-jemarinya". HR. Muslim.

 
Rasulullah bersabda, "Sungguh ummatku akan diseru pada hari kiamat dalam keadaan bercahaya karena bekas wudhu'nya, (Abu Hurairah menambahkan) maka siapa yang mampu melebihkan panjang sinar pada tubuhnya, maka lakukanlah. (HR. Bukhari dan Muslim).
11th 
"Kau Jual, Saya Beli"

         Pukul 3 dini hari, kripik singkongnya masih digoreng mamaQ, sebagian lagi sudah matang tapi masih panas, liat saja kabut diatasnya yang terbentuk dari hawa panas, bisa bolong plastiknya klo Q masukin sekarang,. Hmmm, tak apalah, sambil mnunggu, mungkin Q siapin saja buku pelajaran untuk hari ini,. 

       "Is, janganko sampai lupa bukumu nak,. Perhatikan baek-baek gurumu kalo mengajar,. Tunggumi, sisa sedikit ini selesaimi digoreng, baru dibungkus,." nasehat mamaQ tiap hari pada kami, teriak beliau dari dapur,sambil sesekali mengusap keringatnya karena kepanasan,.
       "Iye` ma, panggilkag saja kalau selesaimi digoreng, baru saya bantuki bungkus,." jawabQ,.

GANJIL

Life is a journey,.
         Memutar memory ini jauh ke masa lalu, teringat saat belajar sejarah tentang negeri antah berantah ini (namun tetap bangga menjadi indonesian), dalam pidatonya, Bung Karno says :

           ‘’... laut takkan indah tanpa ada ombak ...”,.

Butuh pengertian

       Tiga hari lagi tersisa,. Waktu untuk mengadakan pertemuan antara keluarga besar Windra dengan keluarga besar Hasbi,. Acara silaturahmi oleh dua keluarga yang telah lama saling kenal,. Hasbi adalah temanQ sejak SD,. Hingga SMA kami tetap duduk di bangku sekolah yang sama,. Tamat dari SMA, kami mulai memilih jalan masing-masing,. Hasbi seorang keluarga dokter, dan ayahnya pun menginginkan Hasbi untuk melanjutkan tradisi itu,. Hasbi mendaftar di Fakultas Kedokteran salah satu universitas ternama di Ibukota,.
      Sementara Q sendiri, anak yang terlahir dari keluarga yang biasa-biasa saja,. Beruntung bisa bersahabat dengan Hasbi,. Tiap hari ke sekolah bisa numpang di mobilnya,. Namun, cukup sampai SMA saja kami bersama, karena tentunya keluargaQ tidak akan sanggup dengan tagihan-tagihan bila Q memaksa masuk ke Fakultas Kedokteran,. Cukup di Fakultas MIPA saja menurutQ,.

Berfikir dan belajar dari orang lain

       Hari itu hujan turun begitu derasnya,. Membuat jalan macet dimana-mana,. Gramedia Matraman ke Otista saja harus ditempuh berjam-jam,. Semoga bisa nyampe kontrakan sebelum sholat magrib,. Kendaraan bener-bener merayap,. Sejak tadi bus kopaja ini tidak bergerak sama sekali,. Masih saja di sekitar halte tua di pinggir jalan,. Dari dalam bus, terlihat begitu banyak orang di halte,. Sebagian masih menunggu angkutan lain yang datang, dan sebagian lagi sepertinya beberapa pengendara motor yang memutuskan untuk berteduh dari hujan sambil menunggu macet,. Sangat menarik,. Wajah-wajah yang berbeda dengan masing-masing ekspresi yang terlukis jelas dari raut wajahnya,. Sebagian melamun, dan sebagian lagi berusaha menyibukkan diri,. Entah apa yang ada dipikiran mereka masing-masing,. Mereka punya dunia dan kehidupan masing-masing,. Entah itu bahagia atau sengsara, mereka yang lebih mengerti,. 

Bersin dan Menguap

Assalamu`alaykum,.
       Dalam kehidupan sehari-hari, banyak hal atau kebiasaan yang seringkali kita lakukan,. Sekilas mungkin biasa saja, namun sungguh segala apapun yang terjadi di muka bumi bahkan di alam semesta ini pasti ada sesuatu hikmah yang tekandung di baliknya,. Berikut ini sebuah artikel tentang bersin dan menguap,hal kecil yang sering kita lakukan, tetapi sebagian dari kita mungkin belum tau maknanya,.


Memory di STIS


       Seringkali mendengar orang-orang berkata bahwa "waktu begitu cepat berlalu",. Iya, memang benar,. Waktu bagaikan aliran air yang deras, tak bisa dihentikan, dan memiliki tempo yg tetap,.

       Hampir empat tahun sudah perjalanan panjang di STIS dan insyaAllah beberapa bulan lagi, kami angkatan 49 akan menyelesaikan studi D4 di STIS,. Banyak hal, pelajaran, dan pengalaman berharga yang saya peroleh, terutama dalam  hal pengembangan  diri, dan mungkin pengalaman-pengalaman tersebut sulit untuk terulang,. Mengenal berbagai karakter teman-teman dari seluruh nusantara,.

Terbang,.

Ingin bisa Terbang,...
Pergi kemana saja yang Q mau,...
Saat butuh ketenangan,...
Saat butuh menyendiri,...
Bukan lari dari masalah,...

Wanita Ahli Surga Dan Ciri-Cirinya

Penulis: Azhari Asri dan Redaksi

       Setiap insan tentunya mendambakan kenikmatan yang paling tinggi dan abadi. Kenikmatan itu adalah Surga. Di dalamnya terdapat bejana-bejana dari emas dan perak, istana yang megah dengan dihiasi beragam permata, dan berbagai macam kenikmatan lainnya yang tidak pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga, dan terbetik di hati.

        Dalam Al Qur’an banyak sekali ayat-ayat yang menggambarkan kenikmatan-kenikmatan Surga. Diantaranya Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman :
“(Apakah) perumpamaan (penghuni) Surga yang dijanjikan kepada orang-orang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tidak berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamr (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai dari madu yang disaring dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya?” (QS. Muhammad : 15)

Jama’ah Tidur Sementara Khatib Tengah Menyampaikan Khutbahnya

Oleh:Wahid bin ‘Abdis Salam Baali.

        Sebagian orang tertidur sementara khotib sudah berada di atas mimbar. Dan ini jelas salah salah dan dia harus dibangunkan untuk mendengarkan nasehat. Ibnu Sirin mengatakan,” Mereka memakruhkan tidur ketika khotib khutbah. Dan mereka berkata tegas mengenai hal tersebut.” [1]
        Dan disunnahkan bagi orang yang dihinggapi rasa kantuk untuk pindah dari tempatnya ke tempat lain di masjid. Mengenai hal tersebut telah diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Dawud, at-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban dengan sanad shahih dari ‘Abdullah bin ‘Umar, dia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya):“Jika salah seorang di antara kalian mengantuk di tempat duduknya pada hari Jum’at, maka hendaklah dia pindah (bergeser) dari tempat itu ke tempat lainnya.” [2]  

Raga kita berbeda, Tapi jiwa kita satu,.

     ...
     Sebut saja Fulan dan Fulanah, sepasang insan yang sangat bahagia, menjalin rumah tangga dengan penuh cinta dan kasih, berikut kisahnya,.
     ...
     Hari ini hari ahad, hari yang spesial untuk kami berdua,. Tepat hari ini adalah tahun ketujuh kami bersama, mengarungi bahtera kehidupan diatas sebuah rakit cinta kami,. Seperti biasa, bidadariQ tersayang sudah menunggu hadiah spesial dariQ, dan dia pun biasanya sudah menyiapkan hadiah untukQ,.

Kasih dan CintaQ takkan pernah berkurang padamu,.

Tepat menjelang adzan subuh hari itu, saya lahir,. Semua terlihat bahagia dengan kehadiranQ,. Semua mendoakan masa depanQ,. “...semoga kelak bisa jadi tentara nak...”, ‘’...insyaAllah jadi dokter ya klo udah gede...”, “...jadi anak yang pinter ya, biar bisa jadi dosen...”, dan perkataan lain sejenisnya,.
Namun saya tak tahu apa itu semua hanya mimpi atau takdir masa depan,. Orang tuaQ bukan siapa-siapa,. Bukan pejabat tapi beliau juga disegani, mungkin karena wibawanya,. Bukan pula konglongmerat yang tiap harinya gonta-ganti mobil,. BapakQ cuma punya sepeda motor butut, seringkali juga sering menyusahkan kalau mogok di tengah jalan,. Honda tua itulah yang beliau gunakan setiap harinya untuk mencari nafkah keluarga,. Sebagai seseorang yang hanya berijazah SMP, beliau bekerja sebagai wiraswasta di sebuah toko meubel,. Penghasilan pas-pasan, tapi dengan hadirnya Menteri Keuangan terbaik di dunia (IbuQ), alhamdulillah cukup untuk menghidupi kami sekeluarga dan membesarkanQ,.
IbuQ sendiri hanya seorang ibu rumah tangga biasa, bukan wanita karier,. Walau tidak tamat SD karena kendala ekonomi, tetapi saya yakin beliau orang yang sangat cerdas,. Karena catatan prestasiQ yang gemilang di tiap jenjang sekolah, seringkali orang-orang beranggapan bahwa kedua orang tuaQ adalah orang yang berpendidikan tinggi, dosen, insinyur, atau yang lainnya. Tapi mereka salah,. Saya lahir dari sepasang orang yang cerdas, hanya saja kurang beruntung, tidak mengenyam pendidikan karena kendala ekonomi,. Kalo saja bisa sekolah, beliau pun pasti tak kalah dengan pasangan Habibie-Ainun. IbuQ sangat peduli dengan pentingnya pendidikan,. Tak boleh putus sekolah,. Anggaran terbesar dari penghasilan Bapak, beliau alokasikan untuk pendidikan anaknya,. Demi Allah, saya tak pernah malu memiliki mereka,.
Sejak kecil beliau berdua banyak menanamkan nilai-nilai moral, nilai-nilai agama, bagaimana berakhlak yang baik, hingga tidak mengambil sesuatu yang bukan hak kita, sekecil apapun itu,. Walau terkadang apa yang dinasehatkan olehnya enggan saya lakukan,. Kini saya baru sadar bahwa semua yang beliau ajarkan itu ada pelajaran yang bisa saya petik,. Beliau berdua adalah guru terbaik di dunia,. Beliau sangat sabar, hingga tak mau menghukum anaknya yang nakal,.
Apa yang beliau ajarkan sejak kecil, selalu saya pegang di setiap langkah hidup ini,. Enam tahun menjalani masa SD, tiga tahun di SMP, tiga tahun pula di SMA, terakhir 4 tahun di bangku kuliah,.
...
Hari ini adalah hari wisuda saya,. Bapak dan Ibu  tentunya sangat bangga, setelah sekian lama menanti, akhirnya bisa melihat anaknya memakai "toga",. Segera setelah hari ini kami yang telah lulus akan mendapatkan SK menjadi seorang pegawai negeri sipil sesuai penempatan masing-masing,.
Waktu berjalan begitu singkat, gaji pertamaQ telah saya niatkan untuk diberikan kepada Ibu semuanya,. Beliau sangat terharu,. Walau tidak terlalu besar, yang penting halal,.
Empat tahun berlalu, sesuai rencana saya dan atas persetujuan Bapak dan Ibu, saya ingin melanjutkan study saya,. Tapi Bapak dan IbuQ ingin agar saya berkeluarga dulu,.
Q kabarilah wanita yang oleh takdir kami telah dipertemukan beberapa waktu lalu,. "Saya beserta Bapak dan Ibu akan datang melamar", itu kataQ padanya,. Niat baik keluargaQ pun disambut baik oleh keluarganya,. Segera tanggal pernikahan pun ditentukan,. 
Tibalah hari berbahagia itu,. Tapi Q lihat ada yang aneh dengan Ibu, matanya merah dan bengkak,. Saat Q tanya Bapak, katanya beliau semalaman menangis karena sebentar lagi anaknya akan pergi,. 
Tanpa berfikir panjang, Q ajak Bapak dan Ibu ke kamar,. Sejam sebelum akad nikah, Q bicara dengan Bapak dan Ibu,. 
... 
"Bapak, Ibu, hari ini adalah hari yang sangat berarti bagi saya dan tentunya juga bagi Bapak dan Ibu, saya mohon doa restu,. Saat ini saya tahu apa yang Bapak Ibu khawatirkan,. Tapi demi Allah, saya tidak ingin menjadi anak durhaka yang melupakan orang tuanya,. Saya pun tahu, Bapak dan Ibu tidak pernah mengharap balasan sedikitpun atas apa yang Bapak dan Ibu lakukan hingga saya seperti sekarang ini,. Bahkan saat saya memberi gaji pertamaQ, Ibu sempat menolak, setelah Q paksa Ibu baru menerimanya, tapi memberikannya kembali padaQ untuk ditabung sebagai persiapan kuliah S2 nanti,. Dan ingat saat Bapak sakit,. Saat Q ajak Bapak ke dokter, Bapak tidak mau dengan berbagai alasan, padahal saya tahu Bapak tidak mau karena tidak ingin mengurangi tabunganQ,. 
Sungguh apa yang Bapak Ibu khawatirkan itu salah, jauh hari sebelum saya meminta kesediaannya (calonQ) untuk menikah, saya tanyakan kepadanya apakah setelah menikah dia keberatan jika Bapak dan Ibu tinggal bersama saya,. Dengan kesholehannya dia jawab, `Demi Allah, tidak sama sekali, setelah saya menjadi bagian hidupmu, maka Bapak dan Ibumu adalah Bapak dan IbuQ juga`,. 
Bapak, Ibu, kasih sayang dan cintaQ takkan pernah berkurang padamu,. Kesabaranmu merawatQ diwaktu kecil, juga akan Q lakukan untuk memanjakan masa tuamu,. Maka, kali ini saya mohon dengan sangat agar Bapak dan Ibu tidak menolak, segera setelah pernikahan ini, saya ingin Bapak dan Ibu tinggal bersama kami,." 
Dengan rasa haru, Ibu memeluk dan menciumQ,. 
I lovu U Mom,. 
I love U Dad,.

" ... seperti udara, kasih yang engkau berikan, tak mampu Q membalas ..."
_iwan fals_



"... Bersyukurlah bagi kamu yang masih memiliki Ibu dan Bapak,. Di luar sana, banyak orang yang hanya mampu mendoakan Ibu dan Bapaknya yang sudah tiada,.  Bahkan tidak sedikit yang tidak mengetahui siapa Bapak dan Ibu mereka,. ..."
_rais almakassary_



*kisah diatas hanyalah cerita fiksi, bukan atas suatu kejadian, pengalaman, harapan, ataupun mimpi penulis,. Penulis hanya ingin berkisah, melatih diri membangun karakter setiap pemeran dalam berbagai kisah,. Tulisannya belum begitu bagus, jadi harap maklum,.

Wahai Pemuda, Para Pemimpin Masa Depan,.

       Teringat pada Pilpres lalu, pasangan SBY-Boediono mampu mengungguli para pesaingnya dan berhasil menjabat sebagai pasangan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2010-2014. Tak terasa setahun sudah pemerintahan SBY-Boediono melakukan tugas dinasnya di negeri ini,. Tidak dapat dipungkiri, masih banyak hal yang mesti dibenahi oleh pasangan SBY-Boediono beserta para jajarannya di kabinet Indonesia Bersatu,. Mulai dari masalah dari dalam dan luar negeri, kesejahteraan masyarakat, serta masalah-masalah yang akhir-akhir ramai diperbincangkan dan sepertinya tak ada arah dan tanda-tanda penyelesaian,.

       Evaluasi pun dilakukan,. Tidak hanya oleh pasangan SBY-Boediono saja tetapi  para elite poitik dari partai-partai besar lainnya pun juga ikut mengevaluasi, mengkritisi, dan menilai sejauh mana kinerja pemerintahan SBY,. Mencari-cari kira-kira hal buruk apa yang bisa mereka angkat agar dapat mencitrakan buruk bagi pemerintahan SBY,.

      Bagaikan panci berisi air yang baru saja dinaikkan ke atas kompor tapi belum apa-apa air didalam panci sudah panas duluan,. Kiasan seperti itulah yang kurang lebih mungkin bisa menggambarkan kondisi politik di Indonesia saat ini,. Pemerintahan SBY baru berjalan setahun tetapi persaingan politik sudah mulai makin panas,. Persaingan untuk memperebutkan kursi pada Pilpres periode mendatang rasa-rasanya terlalu cepat untuk dilakoni oleh para elite politik,.
      Bukankah yang lebih penting saat ini adalah mencari solusi atas masalah-masalah yang terus melanda dan membelenggu bangsa ini,. Mengapa tidak duduk bersama saling bertukar pikiran, membangun satu sama lain untuk Indonesia yang lebih baik,.

     Sadar atau tidak, calon pemimpin yang selalu hadir adalah pemimpin yang senantiasa berupaya membangun citranya dengan hal-hal yang tidak jelas,. Bukan pemimpin yang dengan sendirinya tercitra secara alamiah atas dedikasinya pada negeri ini,. Sehingga jangan heran ketika pemilu, para calon rela bertaruh abis-abisan untuk memperoleh jabatan presiden,.

     Sepertinya bangsa ini mengalami krisis kepemimpinan,. Bangsa ini merindukan pemimpin yang benar-benar memikirkan kepentingan rakyatnya,. Pemimpin yang tidak akan tenang jika masih ada rakyatnya yang kelaparan,. Pemimpin yang berlaku adil dan tidak pilih kasih,. Pemimpin yang tegas atas segala bentuk penyimpangan,. Serta Pemimpin yang memegang teguh nilai-nilai agamanya sebagai landasan kokoh baginya,.



    "...wahai pemuda, para pemimpin masa depan,. Indonesia menunggu kehadiranmu,. Jangan lari dari tanggung jawabmu,. ..."
   _rais almakassary_



KoTa TuA

     Rutinitas yang tiap hari dijalani terkadang terasa membosankan,. Kerja, kuliah, ngurus rumah tangga, dan segala aktifitas lainnya,. Suatu saat akan tiba pada titik jenuh,. Dan masing-masing orang punya cara tersendiri untuk ngobatin kesuntukan tersebut,. Refreshing atau jalan-jalan adalah salah satu yang paling sering dilakaukan kebanyakan orang,. Pergi ke suatu tempat, sendiri, bersama org lain, atwpun dengan keluarga,. Sedikit melepaskan kepenatan yang selama ini terkungkung di kepala,.

     Di jakarta sendiri, banyak tempat yang bisa dijadikan tempat refreshing,. Di kota tua misalnya,. Tempat tersebut hampir tiap harinya ramai dikunjungi, apalagi kalau weekend,. Tidak hanya orang jakarta saja, tapi wisatawan asing juga sering terlihat disana,. Tempatnya lumayan luas dan didominasi dengan bangunan-bangunan tua serta museum, namanya juga kota tua,.


    Masing-masing yang datang ke sana pun dengan tujuan yang beda-beda,. Beberapa orang datang dengan membawa kamera profesional, sedikit menyalurkan bakat dan hobby di bidang fotografi,. Ada juga klub sepedaan yang dengan keahliannya berakrobat dengan sepeda BMX nya,.



      Bagi anda yang datang bersama keluarga, bisa memanfaatkan moment untuk berfoto dengan bangunan tua sebagai backgroud,. Atau jika anda juga tertarik untuk berkeliling di sekitar daerah kota tua, jangan khawatir untuk capek berjalan kaki karena disana juga ada jasa penyewaan sepeda ontel tua, tapi masih layak pakai kok,.



    Laper ataupun haus, juga tak perlu khawatir,. Disana banyak jajanan-jajanan dan warung-warung yang insyaAllah dijamin lumayan bisa mengganjel perut,he,. "...senyum dulu mas,biar dagangannya laris..."



    Tapi entah sadar atau tidak, di saat kita tengah bersenang-senang, bergembira, tertawa dengan riangnya, ternyata ditengah-tengah kita ada banyak saudara kita yang nasibnya sedikit kurang beruntung,.

    Lihatlah dia,hanya bisa menggigit jari melihat anak2 laen seumurannya tengah bermain sepeda dengan asyiknya,gambaran betapa pengennya dia berada di posisi itu,. "Om,gayus, bliin sy sepeda dong,.."



    Saat kita lagi bersenang-senang bersama keluarga, ada keluarga2 lain yang ber"piknik" dengan cara yang sedikit berbeda sperti berikut ini,. Itu bukan jajanan bwt mereka,tapi itu barang dagangan mereka,. Mirip ruko tak beratap dan tak berdinding,. "...hidup susah ataupun senang,kita akan jalani bersama-sama Mas..."



    Kita mungkin dituntut untuk sedikit lebih peka dengan kondisi sosial lingkungan di sekitas kita,. Potret diatas mungkin hanyalah satu dari sekian banyak fakta tentang kurang meratanya kesejahteraan di negara kita,. Sangat timpang,. Harusnya pemerintah mampu mengambil kebijakan yang tepat,. Dengan berlandaskan data dari Badan Pusat Statistik yang akurat dan terpercaya, harusnya diguanakan dengan baik oleh pemerintah sebagai dasar suatu perencanaan dan pengambilan keputusan serta kebijakan,.
    Kesimpulannya, disaat kita tengah berlebih rejeki nya, jangan lupa kalau di sekitar kita banyak yang lebih membutuhkan,. Piknik, jalan-jalan, ataupun refreshing boleh-boleh saja, tetapi jangan sampai berlebihan,. Tak ada salahnya kalau kita membantu pemerintah mngurangi jarak kesenjangan sosial yang ada,.

"... ambil hikmah atas kejadian apapun, kapanpun, dan dimanapun kamu berada..."
_rais almakassary_

Maaf Karena Telah Melupakan-mu (Al-Quran)

 
...
      Hanya caci dan maki yang ada dibenakku ketika membaca berbagai berita politik di koran.
      Hanya stress dan kejemuan yang aku dapat tatkala membaca buku ilmu duniawi. 
      Tetapi lain halnya disaat hamba membaca firman-Mu.
      Semakin lama hamba merasa semakin larut dalam kesyahduan berdialog dengan-Mu.
...

    Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT, Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada Baginda Rasulullah Muhammad SAW.

    Satu hal yang tidak bisa dielakkan bahwa kondisi umat Islam saat ini sangatlah terpuruk. Padahal kita sendiri mungkin tahu, sejarah pernah mencatat bahwa Islam pernah menguasai tidak kurang dari dua pertiga belahan bumi ini selama beberapa abad. Tetapi lihatlah sekarang, begitu mudahnya umat Islam terombang-ambing bak buih di lautan. Bukan hanya dikuasai tetapi bahkan diinjak-injak kehoramatan, kesuciaan, dan kemuliaan agama Islam saat ini. Dimana upaya kita ketika mendengar dibuatnya karikatur Rasulullah SAW? Dimana rasa prihatin kita disaat Al-Quran yang dijaga kesuciaannya oleh Allah itu dihinakan oleh suatu kaum? Dimana pembelaan kita disaat agama Islam sebagai rahmatan lil alamin dicap sebagai agama teroris? Dimana pula rasa malu kita disaat kecintaan kita terhadap sesuatu melebihi kecintaan kita terhadap Islam sampai rela mengorbankan segala sesuatu? Coba tengok kondisi umat Islam sekarang, kenapa malah rasa marah seseorang timbul ketika pacarnya dijelek-jelekkan oleh orang lain? Kenapa malah jihad dan pembelaan seseorang sangat keras ketika tim sepakbola idolanya mendapat caci maki dari tim sepakbola lain? Kenapa para remaja rela tawuran mempertaruhkan nyawa demi mempertahankan golongannya? Kenapa para demonstran begitu semangat untuk menyuarakan penegakan reformasi, kenapa bukan penegakan syariat Islam? Dan masih banyak lagi “kenapa” yang harus kita jawab karena sesungguhnya segala amal perbuatan kita akan dipertanggungjawabkan dihadapan-Nya pada hari akhir.

    Sebenarnya jawaban dari semua pertanyaan diatas adalah karena ideologi, kecintaan, dan rasa memiki mereka sangat tinggi terhadap apa yang mereka perjuangkan. Lantas dimana kecintaan dan rasa memiliki umat Islam terhadap agamanya. Apakah kita tidak lagi mempunyai rasa memiliki terhadap agama sendiri. Ataukah Islam hanya dijadikan sebagai agama KTP dan kartu identitas lainnya. Tentunya rasa memiliki tersebut kian hari makin luntur karena umat Islam tidak lagi pernah mengkaji Islam. Umat Islam lebih banyak meluangkan waktu untuk mempelajari ilmu duniawi yang sifatnya fardu khifayah dibanding mempelajari ilmu Islam yang hukumnya adalah fardu `ain.

      Berkaitan dengan semua hal diatas, sebenarnya ada suatu hal yang patut kita kaji bersama dalam wacana. Jikalau ada kegiatan jelajah alam atau sejenisnya, tentunya kita butuh sebuah pedoman atau petuntuk. Entah itu kompas sebagai penunjuk arah ataukah lebih spesifik kepada peta sebagai penunjuk letak. Gunanya adalah untuk membantu kita mencapai apa yang kita tuju. Apa jadinya kalau kita terjun ke hutan tanpa membawa alat-alat bantu tersebut? Saya rasa kita semua tahu jawabannya.

     Seperti itulah hidup ini. Dunia ini hanyalah tempat persinggahan dan sebagai perantara menuju tujuan akhir kehidupan yang kekal yakni alam akhirat. Sebagai agama yang sempurna, Allah SWT telah melengkapi Islam dengan kumpulan firman-Nya yang telah disatukan menjadi sebuah kita suci yang berlaku sepanjang masa hingga akhir zaman. Dialah Al-Qur`anul Karim.

     Ada hal menarik dari sebuah khutbah jum`at pada suatu waktu. Sang khatib boleh merasa bangga karena membuat para jama`ah tercengang dengan beberapa pengalaman yang beliau sampaikan. Isi khutbahnya kurang lebih sebagai berikut. Di sebuah universitas Islam di Indonesia diadakan sebuah pelatihan. Para dosen di universitas tersebut sempat di tes bacaan Qur`an. Tragisnya, hanya beberapa persen dosen universitas bersangkutan yang mampu membaca Qur`an. Kalau dosennya saja begitu, bagaimana dengan mahasiswanya. Di lain kisah juga disampaikan bahwa seorang Bapak yang baru saja naik haji meminta tolong kepada ustadz untuk menunjukkan sebuah doa yang terdapat di dalam Al-Quran. Katanya doa itu diajarkan oleh seorang syeikh sewaktu di tanah suci Mekkah, tapi Bapak itu lupa nama surah dan ayat dimana doa itu terdapat. Sang ustadz pun merespon dengan meminta tolong untuk dibawakan sebuah Quran. Seluruh penghuni rumah akhirnya dikerahkan untuk mencari sebuah Quran di dalam rumah tersebut. Tapi nihil, tidak satupun orang dirumah itu yang menemukan sebuah Quran. Ternyata di rumah itu memang tidak satupun Al-Quran yang ada. Masya Allah. Coba bayangkan, sudah haji tetapi tidak punya Al-Quran,.

      Berikut ini adalah hanya beberapa dari sekian banyak fadhillah Al-Quran yang diberikan kepada manusia yakni sebagai berikut :

1. Allah SWT mengangkat derajat orang-orang yang senantiasa berinteraksi dengan Al-Quran menjadi keluarga Allah SWT. Dalam sebuah hadist, Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya di antara manusia terdapat keluaga Allah..” Ditanyakan, “ Siapakah mereka ya Rasulullah?” Rasul SAW menjawab, “Mereka adalah Ahlul Quran. Mereka keluarga Allah dan orang-orang pilihanp-Nya.” (HR. Imam Ahmad).

2. Al-Quran adalah kenikmatan yang didamba. Rasulullah pernah bersabda, ”Tidak boleh iri kecuali dalam dua kenikmatan; seseorang yang diberi Al-Quran oleh Allah, lalu ia membacanya sepanjang malam dan siang. Seseorang yang diberi Allah harta, lalu ia belanjakan di jalan Allah sepanjang malam dan siang.”

PRIORITAS PEMBENAHAN AKIDAH TERLEBIH DULU

Senin, 21 Juli 2003 - 03:37:55
:: kategori Aqidah

Penulis: Ustadz Abu Hamzah Yusufa

Sungguh kita tengah berada dalam arena fitnah yang berkepanjangan. Negeri yang aman kini telah berubah bentuk menjadi negeri yang mencekam dan menakutkan. Kolusi, korupsi, dan nepotisme menjadi bagian penting dalam tubuh para penegak dan penduduknya.


Krisis politik, sosial, dan perekonomian terus menggoyang keutuhan negeri ini, diwarnai dengan kerusuhan, keributan, dan demonstrasi yang tak henti-hentinya. Bersamaan dengan itu, semua dekadensi moral, akhlaq, dan aqidah anak-anak bangsa telah mencapai klimaksnya, kewibawaan bangsa dan umat Islam pun yang mayoritas penduduknya lenyap, kehilangan keseimbangannya di tengah-tengah gempuran tekanan kaum kuffar. Quo Vadis bangsa Indonesia??

Para pembaca -semoga dirahmati Allah-, amat disayangkan fenomena yang seperti ini disikapi oleh sebagian kaum dengan penuh emosi, hawa nafsu, dan arigansi sehingga bukan menghentikan krisis dan memadamkan api fitnah tetapi justru membuka pintu krisis baru dan menyalakan api fitnah yang kian membara. Mulai dari orasi-orasi di atas mimbar dalam rangka agitasi politik dengan memakai label penjagaan Islam, memompa semangat nasionalisme dengan memakai cap proteksi akan degradasi bangsa dan umat Islam, melawan dan memberontak penguasa / pemerintah dengan judul amar ma'ruf nahi mungkar, bahkan mengkafirkan kaum muslimin dengan alasan al Wala' wal Bara', hingga aksi pengeboman di berbagai tempat secara serempak dengan mengatasnamakan jihad. Wa ilallahil musytaka.

Hendaknya para pemimpin negara mengetahui kadar pemerintahan dan mengetahui akan tinggi kedudukannya, sesungguhnya pemerintahan itu adalah nikmat di antara nikmat-nikmat Allah Ta'ala, barangsiapa yang menegakkannya dengan baik sesuai tuntutan-tuntutannya akan mendapatkan kebahagiaan yang tiada taranya, sebaliknya jika tidak mengerti ukuran nikmat ini kemudian menyibukkan diri dengan kedzaliman dan hawa nafsunya, dikhawatirkan akan tergolong pada sebagian musuh-musuh Allah.

Pemimpin negara semestinya untuk tidak mengharap keridhaan seorang manusia di atas kebencian Allah disebabkan karena penyelisihan terhadap syari'at, harus dimengerti bahwa baiknya rakyat tergantung pada baiknya perjalanan penguasa.

Satu hal lagi yang mesti diingatkan di sini bahwa sudah seyogyanya bagi para pemimpin negara untuk menegakkan amar ma'ruf nahi mungkar sesuai tuntunan syari'at, menutup pintu-pintu kejahatan dan kerusakan, serta melindungi negara dan rakyat dari kejahatan kaum kuffar dan orang-orang yang berniat jahat. Apabila ini semua telah terpenuhi maka kantong amalannya pemerintah sebanding dengan pahala seluruh ibadah rakyat negerinya. Ketika itu negeripun akan makmur dipenuhi dengan ketentraman dan keselamatan serta berkah dalam rizki dan kebutuhan-kebutuhan hidup.

Para pembaca -semoga dirahmati Allah-, adapun rakyat, maka hendaknya menunaikan hak-haknya terhadap pemerintah di antaranya berupa taat dan mendengar pada setiap apa yang diperintah dan dilarangnya kecuali yang bersifat maksiat, ini adalah hak dan kewajiban yang paling besar terhadap pemerintah. Sebab ketaatan merupakan landasan yang kokoh dalam me-manage urusan-urusan negara dan rakyat.

Pemerintah dan para pejabat adalah manusia biasa dimana mereka masih membutuhkan nasehat orang-orang yang ikhlas dan bimbingan orang-orang yang bertaqwa.

Tugas yang mulia ini dipikul di atas pundak para ulama, merekalah yang melaksanakannya, kepada para ulama Islam serta da'i-da'inya yang ikhlas agar menegakkan apa yang Allah telah wajibkan atas mereka dari menerangkan yang haq, mengingatkannya, mendoakan kebaikan dan mengarahkan waliyul amri / pemerintah kepada yang ma'ruf serta membantu mereka akan hal itu, mencegah mereka dari yang munkar, memperingatkannya, serta menjelaskan akan keburukan akibatnya dan bahayanya pada umat cepat maupun lambat.

Bukan malah menjadi pemicu terjadinya fitnah dan kekacauan atau malah berpangku tangan pura-pura tidak tahu dan tidak ada kepedulian akan perbaikan umat, bangsa, dan negara. Kemungkaran yang merajalela dan kerusakan yang tak dapat dibendung serta carut-marutnya wajah bangsa adalah sebah-sebab datangnya musibah dan turunnya adzab.

Allah berfirman, "Telah tampak kerusakan di darat dan di laut karena perbuatan tangan manusia, agar Allah merasakan kepada mereka sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar." (QS Ar Rum: 41).

Sesungguhnya kehinaan dan malapetaka yang menimpa bangsa ini adalah ketika bangsa ini menghendaki kemuliaan bukan dari Islam, ketika para penguasa dan rakyatnya meninggalkan agama dan cinta yang berlebihan terhadap dunia, hingga akhirnya Allah menimpakan kehinaan yang tidak ada jalan keluarnya kecuali dengan kembali kepada agama.

Sebagaimana hal itu telah dijelaskan oleh Nabi Shalallah 'alaihi wasallam, dalam hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad dalam Musnadnya dan Abu Dawud dalam Sunannya dari sahabat Ibnu Umar Radiyallahu 'anhu. Jika masyarakat dilanda krisis aqidah, akhlaq, dan moral, dilanda krisis ekonomi dan krisis politik yang dilematis, maka pembenahan pertama yang mesti dilakukan ialah pembenahan aqidah dan moral dengan segala kemampuan, sebab memperbaiki masalah yang paling berbahaya adalah hal yang disepakati oleh setiap insan berakal.

Ketahuilah bahwa kerusakan yang diakibatkan keyakinan / aqidah manusia dari kesyirikan, khurofat, kebid'ahan, dan kesesatan seribu kali jauh lebih berbahaya daripada kerusakan yang ditimbulkan dari rusaknya hukum / undang-undang dan yang lainnya.

Terbukti, ketika Allah mengutus para RasulNya ke tengah-tengah kaum yang dipenuhi dengan penyimpangan-penyimpangan, aqidah yang rusak, moral yang bejat, pola pikir yang salah, dan sistem hukum yang tak beraturan dan menyalahi syari'at.

Allah tidak membebani mereka (para Rasul) -pada permulaannya- untuk segera mengadakan pembaharuan sistem dalam keadaan umat dikelilingi dengan penyimpangan moral dan aqidah, tetapi justru langkah awal yang ditempuh oleh para rosul adalah pembenahan aqidah dan moral.

Para Nabi dan Rasul tidaklah datang dalam rangka menggulingkan negara dan menegakkan negara yang baru, tidak menginginkan kekuasaan semata dan tidak pula membentuk organisasi untuk itu, tetapi mereka datang memberi hidayah kepada manusia dan menyelamatkannya dari kesesatan dan kesyirikan, serta mengeluarkannya dari kegelapan menuju cahaya. Inilah jalan lurus yang Allah telah syari'atkan seluruh para nabi dari yang paling awalnya hingga yang paling akhirnya, dan Dialah Allah Maha Pencipta, Maha Bijaksana, Maha Mengetahui akan tabiat manusia dan apa yang bermaslahat untuk mereka. Allah berfirman, "Apakah Allah yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu lahirkan dan rahasiakan) dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui?" (QS Al Mulk: 14).


Para pembaca -semoga dirahmati Allah- Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam mendidik para Sahabatnya di atas Al Kitab (Al Quran) dan Al Hikmah / Sunnah, di atas keimanan, kejujuran, serta tauhid, keikhlasan karena Allah dalam setiap amalan, jauh dari uslub-uslub politik dan dari larut dalam hal jabatan yang tinggi.

Dengan demikian jalan yang harus ditempuh dalam mengembalikan kemuliaan Islam, kaum muslimin, bangsa, dan negara ialah:
Pertama: pembenahan dan pembentukan aqidah dan permuniannya dari kesalahan-kesalahannya.
Kedua: mentarbiyah setiap individu-individu masyarakat dan membangun kepribadiannya di atas landasan hukum-hukum Islam dan adab-adabnya sesuai dengan apa yang telah diwariskan kepada kita dari tiga generasi pertama. Inilah jalan penyelamat dan dari sinilah permulaannya yakni mentarbiyah dengan Islam yang bersih dari khurofat dan bid'ah, dari kesyirikan dengan berbagai macam bentuknya dan dari pola pikir yang bertentangan dengan Kitab dan Sunnah serta metodologi salaful ummah. Wal ilmu indallah.

(Dikutip dari tulisan Ustadz Abu Hamzah Yusuf, dari Bulletin Al Wala wal Bara Edisi ke-17 Tahun ke-1 / 11 April 2003 M / 08 Shafar 1424 H. Url sumber http://fdawj.atspace.org/awwb/th1/17.htm)

LAKUKANLAH HAL-HAL YANG BERMANFAAT

Sabtu, 09 Februari 2008 - 20:23:41,  Penulis : Al-Ustadz Zainul Arifin
Kategori : Permata Salaf


‘Umar bin Abdul ‘Aziz rahimahullahu berkata:
“Barangsiapa beranggapan perkataannya merupakan bagian dari perbuatannya (niscaya) menjadi sedikit perkataannya, kecuali dalam perkara yang bermanfaat baginya.”


‘Umar bin Qais Al-Mula’i rahimahullahu berkata:
Seseorang melewati Luqman (Al-Hakim) di saat manusia berkerumun di sisinya. Orang tersebut berkata kepada Luqman: “Bukankah engkau dahulu budak bani Fulan?” Luqman menjawab: “Benar.”
Orang itu berkata lagi, “Engkau yang dulu menggembala (ternak) di sekitar gunung ini dan itu?” Luqman menjawab: “Benar.”
Orang itu bertanya lagi: “Lalu apa yang menyebabkanmu meraih kedudukan sebagaimana yang aku lihat ini?” Luqman menjawab: “Selalu jujur dalam berucap dan banyak berdiam dari perkara-perkara yang tiada berfaedah bagi diriku.”

Abu ‘Ubaidah meriwayatkan dari Al-Hasan Al-Bashri rahimahullahu bahwasanya beliau berkata:
“Termasuk tanda-tanda berpalingnya Allah Subhanahu wa Ta'ala dari seorang hamba adalah Allah Subhanahu wa Ta'ala menjadikan kesibukannya dalam perkara-perkara yang tidak berguna bagi dirinya.”

Sahl At-Tustari rahimahullahu berkata:
“Barangsiapa (suka) berbicara mengenai permasalahan yang tidak ada manfaatnya niscaya diharamkan baginya kejujuran.”



Ma’ruf rahimahullahu berkata: “Pembicaraan seorang hamba tentang masalah-masalah yang tidak ada faedahnya merupakan kehinaan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala (untuknya).”

(Jami’ul ‘Ulum wal Hikam 1/290-294)