twitter
    "... karena hidup penuh hikmah ..."

Statistik itu tidak menyeramkan

         Memang indah tatkala beberapa bait puisi dan syair dimainkan oleh seorang sastrawan handal,. Membaca dan mendengarnya seakan kebanyakan orang terbawa dirinya hanyut ke dalamnya,.

         Begitu pula dengan para seniman di bidang seni rupa,. Torehan cat pada kanvas yang mencipta lukisan, goresan pensil yang menghidupkan karikatur, dan kemahiran bermain software art design, semua hasilnya tentu elok dipandang mata,.

        Tapi, coba bandingkan jika yang kita lihat hanya kumpulan angka, rumus-rumus, penurunan formula, hingga teorema dan berbagai pembuktian,. Masihkah itu terlihat indah dan  menyenangkan,. Mungkin malah sebaliknya,. Entah mengapa, sampai saat ini diriQ sendiri masih bingung,. Matematika ataupun Statistik seringkali menjadi momok yang menyeramkan bagi kebanyakan orang,. Saat kata-kata "Matematika atau Statistik" disebut tak jarang orang-orang yang mendengarnya serasa terserang penyakit alergi bahkan sampai ketakutan,. Padahal Matematika ataupun statistik adalah hal yang menyenangkan,. Hampir semua aktifitas yang kita lalui setiap harinya pasti berhubungan dengan angka maupun hitungan,.



            Lantas mengapa matematika ataupun statistik kurang begitu banyak yang menyukai,. Jika sedikit saja kita mau berkenalan dengannya maka matematika ataupun statistik bisa lebih indah dari bait-bait puisi dan syair,. Karena di matematika ataupun statistik ada Cinta,. Jika tak percaya, coba lihat saja dibawah ini,.

            Saat kita disuguhi sebuah soal, seringkali tak banyak diantara kita yang bisa mengerjakan bahkan malah menyerah begitu saja,. Bagaimana dengan soal berikut,. Mari kita coba kerjakan satu soal di bawah ini,.


                Dari soal diatas, kita ketahui bahwa penyelesaiaan untuk integral tak tentu (tidak memiliki batas) hasilnya dijumlahkan dengan sebuah angka konstan yang tidak diketahui nilainya yang disimbolkan dengan huruf "c",. Kemudian, nilai akar kuadrat dari sebuah bilangan negatif akan menghasilkan bilangan imajiner yang disimbolkan dengan huruf "i",. Untuk logaritmanya sendiri bisa kita sederhanakan menjadi "nlog10",. Selanjutnya rumus luas segitiga juga kita ketahui yaitu "1/2*alas*tinggi" atau disingkat "1/2at",. Secara matematik dapat dituliskan sebagai berikut:



          Dari persamaan diatas, dapat kita sederhanakan lagi misal "log10 = 1" dan menghilangkan bagian-bagian yang saling menghilangkan, sehingga diperoleh hasil seperti dibawah ini:


          Terbukti bahwa dalam matematika atau statistik juga ada cinta,. Lantas mengapa harus alergi dengan matematika ataupun statistik,. Memang agak sulit untuk diterima dan dipahami,. Bisa jadi hanya sesama matematikawan atau statistisi yang bisa saling memahami,. Salah satu contoh, para pendahulu di STIS juga seringkali menemukan pasangannya sesama statistisi,. Hmmm, apakah kita juga akan mengalami hal yang sama dengan para pendahulu kita di STIS, kita lihat saja nanti,he,.
Semangaaaat,.


7 komentar:

Anonim mengatakan...

,,,hmm,,dr dulu itu terus rumusnya,,,nd berkembang,,,hehehe piss ^_^V

Rais Almakassary mengatakan...

Biarmi yg penting ada,. :P

Sy twji ini sapa,he,.

Anonim mengatakan...

,,,loh gmn bisa,,,? Lah nmku kan *anonim*,,nd b'suara pula,,mang dr segi tulisan aja dah bisa nebak??!

Rais Almakassary mengatakan...

Iyaa,slain dri tulisan,bhasa, plus feelingQ,he,.

Anonim mengatakan...

,,,mengandalkan tlsan,bhs n feeling,,,? Hmm...ok ok,,,Klu bg2 siapa diriku?!

adekfi mengatakan...

salam statistik!
kl ada waktu kunjung2 blog saya ya kak...syukron..

Rais Almakassary mengatakan...

@anonim: yg jelas sy kenal Anda siapa,.

@adekfi: blog yg sangat menarik ternyata, sy byk belajar dr blog aD`,.
Salam Sukses,.